• Liana's English Corner


    big_dora

    Dora Jadi Inspirasi!

    Hari anak Nasional yang jatuh pada 23 juli lalu, merupakan hari pertama aktive nya program belajar bahasa inggris.  Jika selama ini pelajaran bahasa inggris tersebut di integrasikan dengan pelajaran pendidikan lingkungan dengan konsep penguasaan kosakata dan pronounciation, maka kali ini lebih ditingkatkan.

    Hal ini awalnya di inspirasikan oleh film Dora The Explorer, melalui saran dari para orang tua peserta.  Menurut orang tua siswa, saat ini Bahasa Inggris merupakan kebutuhan bagi anak-anak, namun untuk bergabung dan mengikuti kursus Bahasa Inggris biayanya tidak lah sedikit.  

    Selanjutnya, dengan penuh harap, para orang tua peserta Rumah Baca mengusulkan agar jam pelajaran di tambah, khususnya untuk pelajaran bahasa inggris.  Tentu saja dengan menggunakan buku-buku yang dipakai anak mereka belaajr Bahasa Inggris disekolah, dengan tujuan agar anak-anak mereka tidak kesulitan mengikuti pelajaran BAhasa Inggris di Sekolah.

    Atas dasar saran tersebut maka strategi pembelajaran pun diubah, meskipun belajar menggunakan media belajar Bahasa Inggris dari sekolah  namun tetap di integrasikan dengan beberapa topik pembelajaran yang berwawasan lingkungan.

    Ternyata, untuk mengkombinasikan pelajaran bahasa inggris dari buku sekolah, dan menggunakan modifikasi pendidikan lingkungan tidaklah sesulit yang di perkirakan sebelumnya.  Malah, dari kegiatan tersebut peserta merasa lebih bebas untuk mengucapkan kata demi kata, tanpa takut salah, dan lebih mudah memahami mengingat beberapa kata akan langsung teringat ketika melihat bendanya yang banyak bertebaran di sekitar mereka.

    Semoga dengan adanya program English Corner ini bisa meningkatkan kemampuan melafalkan kata dan mengucap kalimat dalam bahasa Inggris dengan tidak menghilangkan esensi Pendidikan Lingkungan yang menjadi tujuan utama berdirinya Liana Indonesia.

    Dan Semoga, apa yang kita lakukan hari ini akan membawa kebaikan bagi kita semua di kemudian hari.

  • Sehari Tanpa Sponge Bob, itu tak mungkin!

    spongebob squarepants

    Lihat lah, ta ada yang istemewa dari tokoh sponge bob diatas, sama dengan tokoh kartun lainnya.  Sponge bob yang hadir dengan kekuningannya di antara dunia anak-anak saat ini dirasakan memang sebuah hal yang dilematis.

    satu sisi, anak-anak membutuhkan sebuah inovasi hiburan yang baru, satu sisi tentu membawa dampak pada gaya hidup mereka.

    Lihat saja, ketika menjelang masuk sekolah tiba, beberapa Mall dan supermarket menyediakan pernak-pernik dan kebutuhan sekolah bergambar sponge bob.  Anak anak adalah jiwa yang sangat mudah terpukau dan ingin memiliki, walhasil, adalah wajar jika spongebob yang telah menjadi idola pun di rasakan mampu mendongkrak gengsi (jika boleh disebut begitu) atau sebagai identitas tersendiri dalam diri mereka.

    Mereka bangga memilikinya, mereka senang dan gembira menggendong tas bergambar sponge bob, pensil, tempat makanan, tempat air minum, kaus kaki, sampul buku.  semuanya bernuansa spongebob.  Meski kebutuhan sekolah mereka masih ada yang bisa dipakai, namun demi memiliki spongebob dalam berbagai bentuk dan rupa mereka mau menukarnya.

    Hidup hemat pangkal kaya sudah tak lagi terdengar dikalangan anak-anak sekarang. 
    Hidup rajin pangkal pandai juga sudah tiada terdengar lagi di celoteh mereka yang riang.

    Dunia semakin berubah, dengan kemodernannya, dan ketika tak seorang pun dan tak ada apapun yang mampu meredamnya, maka sikap hedonistik pun ternyata mulai terbangun di jiwa anak-anak sejak dini.

    Mari membudayakan peringatan dini terhadap tayangan televisi yang mampu merebut perhatian anak bangsa dari hal-hal baik kepada hal yang tampak baik namun ternyata meracuni pikiran mereka.

    Selamat memasuki dunia sulit mendidik anak.

    komentar khusus dari Bu Endah nirarita: JPL

    tulisan dan pengamatan yang menarik dari liana......
    itu bukan soal nasionalisme atau apaan tapi soal psikologi.....bagaimana kita bisa tahu apa yang membuat karakter spongebob atau doraemon atau komik jepang begitu membius anak? (dan ortunya juga... maksudnya aku...) dan berdasarkan hal itu membuat karakter yang ingin "dijual" menjadi menarik. Waktunya untuk menarik semakin banyak orang dan berbagai ketrampilan untuk mendukung konservasi atau PLH.

  • Buku Cerita Kita.... Ayo Membaca !

    Andalas Rindu Kampung Halaman
    Andalas Rindu Kampung Halaman,  ini adalah sebuah buku cerita yang mengisahkan kehidupan seekor anak badak yang sangat rindu akan kampung halamnya.  Kampung halaman yang penuh dengan kesejukan dan kerindangan pepohonan hijau serta air yang melegakan.

    Hmmmm, adik-adik sekalian, Apabila hutan terbakar, ditebang secara terus menerus, apakah Andalas bisa pulang ke Kampung halamnnya?  dan bisa bermain seperti dulu Lagi?
    Ayo kita simak Buku yang di Buat oleh WWF ini dengan baik. 

    Cakra-Petualangan Gambut-WI-IP
    Apakah gambut itu? Tahukah kamu mengapa setiap tahun kawasan gambut selalu terancam bahaya kebakaran?  dan tahukah kamu apa akibatnya jika kawasan gambut rusak? nah, adik-adik bisa mengetahui semuanya melalui buku yang di buat oleh sebuah Lembaga yang bernama Wetlands International berjudul Petualangan di Hutan Gambut.  Buku ini menceritakan mengenai petualangan seorang anak laki-laki bernama cakra.  Kamu penasaran?  yuuuuk kita baca sama-sama!

    Petualangan Ghazu Gajah Sumatera

    Petualangan Ghazu Gajah Sumatera,  sebuah buku cerita yang bisa menjadi peljaran penting bagi kita, menyelamatkan hewan adalah juga kewajiban kita.  Belajar dengan baik agar memiliki kemampuan untuk melestarikan mereka adalah salah satu jalan yang harus kita lakukan.  Ayo... kita baca bersama.

    Semoga apa yang telah kita baca merupakan pengetahuan bagi kita, dan bisa kita sampaikan secara terus menerus kepada teman, ayah dan ibu dan kawan-kawan yang lain.

    salam sayang buat kalian semua.

  • Panganan Penuh Hikmah yang Disebut di Dalam Al-Qur`an

    Buku Bacaan : Keindahan dalam Kehidupan Karya harun yahya

     

    Panganan Penuh Hikmah yang Disebut di Dalam Al-Qur`an

    Orang yang mau mendalami ayat-ayat Al-Qur`an akan menyadari bahwa Allah sudah merentangkan segala penjelasan di dalam Kitab-Nya dan menunjukkan kepada manusia cara-cara untuk memudahkan hidup baik di dunia ini maupun di alam berikutnya. Subjek lain yang menarik perhatian manusia yang memahami adalah yang diutarakan Al-Qur`an tentang makanan-makanan khas yang baik untuk kesehatan manusia. Buah-buahan Al-Qur`an menyebutkan sejumlah buah-buahan yang oleh ilmu pengetahuan modern ditegaskan memiliki khasiat untuk mencegah beberapa jenis penyakit. Buah-buahan yang memberikan manfaat pada tubuh manusia dalam berbagai cara, juga enak rasanya. Di dalam ayat-ayat Al-Qur`an, Allah menyuruh manusia supaya memperhatikan keberagaman dan keindahan disertai seruan agar merenungkan ciptaan-ciptaan-Nya yang amat menakjubkan, “Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuhan-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan Kami keluarkan pula zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan (perhatikan pula) kematangannya. Sesungguhnya, pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.” (al-An’aam [6]: 99) Allah menciptakan beragam jenis buah, setiap jenis memiliki rasa dan harum tersendiri meskipun semuanya tumbuh di tanah yang sama dan diairi dengan air yang sama. Sebagaimana penciptaannya, kenyataan bahwa buah-buahan dan sayur-sayuran merupakan sumber-sumber vitamin dan nutrisi esensial yang melimpah, juga menggugah manusia berakal untuk berpikir. Buah-buahan, yang tumbuh dalam tanah lumpur hitam, hanya menyerap unsur-unsur gizi yang diperlukan (mineral-mineral) yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Tapi bagaimana tanah bisa mengetahui nutrisi apa yang harus ia hasilkan? Begitu pula, apakah buah yang dihasilkan tanaman punya kemampuan dan pengetahuan untuk menghunjam ke tanah mencari komponen-komponen keperluannya dan menyerapnya dalam kuantitas yang ia perlukan? Bagaimanapun, sistem ini bekerja dalam tatanan teramat sempurna dan akurat, sehingga setiap jenis tanaman mempunyai warna, rasa dan bau spesifik, serta mengandung mineral dan vitamin dalam kadar terukur persis. Sebagai contoh, buah melon tidak pernah berwarna biru atau asam, tidak pula berbau tanah melainkan sentiasa berbau dan punya rasa khasnya sendiri yang kita kenal. Allah, pemilik tunggal dan penguasa jagat raya, menciptakan tatanan ini dan memperlihatkannya kepada manusia agar mereka mengambil hikmah dan mensyukuri-Nya. Al-Qur`an menyebutkan begitu banyak jenis buah-buahan, yang akan tersedia bagi orang-orang beriman di dalam surga. Pada penggalan ini, secara singkat, kita akan memperbincangkan hikmah dan manfaat dari buah-buahan yang disebutkan di dalam Al-Qur`an

    1. Pisang

    Al-Qur`an juga menyebut pisang sebagai salah satu buah-buahan surga, “Berada di antara pohon bidara yang tidak berduri, dan pohon-pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya), dan naungan yang terbentang luas, dan air yang tercurah, dan buah-buahan yang banyak, yang tidak berhenti (buahnya) dan tidak terlarang mengambilnya.” (al-Waaqi’ah [56]: 28-33) Seperti semua karunia lainnya, buah pisang yang dinikmati para penghuni surga tentu akan jauh lebih sempurna dari pisang yang dapat dibayangkan kini tersedia di dunia. Betapapun, pisang-pisang yang tersedia di surga tidak pernah jadi busuk dan akan memiliki rasa dan wangi yang tidak mungkin kita bayangkan sekarang. Namun, di dunia ini pun Allah sudah menciptakan sejenis buah yang sangat mirip dengan yang ada di surga dan telah menyediakannya untuk kita. Pisang, buah yang sangat bergizi, terdiri atas air (75%), protein (1.3%) dan lemak (0.6%). Tiap buah pisang juga mengandung karbohidrat dan potassium dalam jumlah cukup. Di samping menolong menyembuhkan banyak penyakit, pisang sangat dianjurkan untuk penyembuhan demam, gangguan sistem kerja pencernaan, kejang-kejang, dan terkilir. Tingginya jumlah potassium yang dikandungnya (0.24%) memfasilitasi pembuangan ampas dari tubuh. Pisang menurunkan tekanan darah dan digunakan untuk penyembuhan beragam alergi. Potassium berfungsi bersama sodium, meningkatkan pertumbuhan sel dan otot, dan mengatur ekuilibrium air dan detak jantung. Setiap perubahan pada keseimbangan sodium-potassium dapat mandatangkan ketidakteraturan pada sistem kerja saraf dan otot. Itu sebabnya, orang harus menjaga ekuilibrium potassium tubuh. Di samping itu, kekurangan potassium dapat berakibat pada edema (penumpukan air berlebihan di suatu organ tubuh) dan menurunkan jumlah sirkulasi gula di dalam darah, maka keseimbangan ini perlu tetap dijaga. Pisang, yang kaya vitamin B6, juga memainkan peran penting dalam menggugah reaksi-reaksi unsur kimia dari protein dan asam amino, dan merupakan alat penting untuk menjaga otak berfungsi normal. Unsur-unsur kimiawi ini meningkatkan produksi sel darah merah, menjaga keseimbangan kimia dalam cairan tubuh, membantu produksi energi, dan memberikan kemampuan bertahan terhadap tekanan (stres). Karbohidrat berfungsi sebagai enzim penolong dalam proses metabolisme lemak dan protein. Selain itu, pisang menyembuhkan banyak jenis penyakit anemia (kekurangan sel darah merah dalam darah atau dalam kadar hemoglobin penderita), adalah instrumental dalam pembangunan sel dan otot, memelihara keseimbangan cairan tubuh, dan menyembuhkan penyakit-penyakit pada jantung. Sebaliknya, kekurangan vitamin B6 dapat mengakibatkan letih, mempengaruhi kemampuan berkonsentrasi seseorang, insomnia, anemia, penyakit kulit, dan lain-lain. Sang pencipta manusia telah menciptakan buah bermanfaat ini dan menjuruskan perhatian kita pada manfaatnya. Allah menegaskan bahwa Dia sudah memberikan kepada manusia apa saja yang diinginkan dan perlukan, dan telah mengingatkan mereka agar tidak bersekutu dengan mereka yang tidak bersyukur, “Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).” (Ibrahim [14]: 34)

    2. Anggur

    “Lalu dengan air itu, Kami tumbuhkan untuk kamu kebun-kebun kurma dan anggur; di dalam kebun-kebun itu kamu memperoleh buah-buahan yang banyak dan sebagian dari buah-buahan itu kamu makan.” (al-Mu`minuun [23]: 19) Anggur, yang bergizi tinggi dan kaya dengan beragam vitamin dan bahan-bahan metalik, merupakan satu jenis makanan penting. Sekitar 20-25% isinya adalah gula, yang dapat dengan cepat masuk ke dalam aliran darah. Karena itu, anggur baik untuk mereka yang banyak menggunakan kegiatan fisik dan mental, sebab ia menghilangkan rasa penat dan menggempur anemia. Banyak sekali kandungan besi dan gula di dalam buah anggur yang juga mempergiat produksi darah dan menjadi obat untuk untuk penderita-penderita liver, ginjal, dan sistem pencernaan. Anggur merangsang berfungsinya ginjal dan membantu mengeluarkan ampas-ampas tubuh seperti urea. Dengan mengeluarkan air yang berlebihan dari tubuh, anggur menurunkan tekanan darah. Para penderita bisul (ulcer) perut, sakit mag, radang persendian, radang usus kecil, rematik, dan mereka yang keracunan, dianjurkan minum jus buah anggur. Anggur juga menguatkan organ jantung, befaedah dalam menyembuhkan bronchitis dan batuk, serta meningkatkan kecantikan kulit karena anggur membersihkan darah. Karena anggur meningkatkan produksi air susu, ibu-ibu yang menyusui dianjurkan minum jus buah anggur. Sejumlah unsur kimia yang terdapat dalam buah anggur dapat mengurangi kemungkinan terjangkit kanker kulit.

    3. Delima

    “Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon kurma. Tanaman-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya), dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya yang bermacam-macam itu bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan dikeluarkan zakatnya);dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya, Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (al-An’aam [6]: 141) Delima, sejenis buah lain yang disebutkan di dalam Al-Qur`an, mengandung potassium yang besar volumenya, selain dari mineral-mineral lain seperti fosfor, kalsium, besi, dan sodium, dan vitaman-vitamin A, B1, B2, B3, dan C. Bereaksi bersama sodium, potassium mengatur ekuilibrium air tubuh dan menjaga detak jantung agar tetap normal. Dengan memelihara keseimbangan kadar potassium-sodium, buah ini juga menunjang kepekaan saraf dan otot agar berfungsi secara teratur, mencegah edema, dan mengurangi kadar gula yang beredar di dalam darah. Delima menghilangkan rasa letih otot dan memungkinkannya bergerak dengan mudah, dan juga menguatkan jantung.

    4. Zaitun

    “Dialah, Yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya (menyuburkan) tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat tumbuhnya) kamu mengembalakan ternakmu. Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanaman-tanaman; zaitun, kurma, anggur, dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya, pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.” (an-Nahl [16]: 10-11) Dari pengkajian para pakar, belum lama berselang, di ketahui bahwa zaitun tidak saja enak rasanya, tapi juga merupakan sumber makanan sehat. Kandungan asam linoleik yang terdapat dalam buah ini secara khusus sangat bermanfaat bagi ibu-ibu yang tengah menyusui anaknya. Kekurangan asam linoleik dapat mengurangi pertumbuhan bayi dan memperbesar potensi pada timbulnya beberapa penyakit kulit. Organisasi-organisasi kesehatan, termasuk WHO, menganjurkan penduduk yang bermukim dalam masyarakat yang tingkat penderita diabetes dan arterioclerosis (penebalan saluran urat darah) tinggi supaya mengonsumsi minyak zaitun yang mengandung paling kurang 30% asam linoleik. Hal ini telah menaikkan harga zaitun. Manfaat zaitun tidak hanya terbatas pada asam linoleik. Misalnya, unsur klorin yang dikandungnya dapat meningkatkan fungsi liver lebih sempurna, sehingga dengan begitu memfasilitasi tubuh dalam mengeluarkan bahan buangan. Karena juga memberi sumbangan pada kerangka tubuh, zaitun dengan demikian membuat tubuh jadi kuat dan panjang usia. Unsur-unsur tersebut juga baik untuk serabut arteri otak. Selain manfaat-manfaat yang sudah disebutkan itu, minyak zaitun adalah sumber penting bagi gizi manusia. Berbeda dengan mentega padat, minyak zaitun tidak meninggikan tingkat kolesterol di dalam darah; sebaliknya minyak ini tetap mengendalikannya. Karena itu, para dokter sangat menganjurkan pemakaian zaitun dalam hal masak-memasak. Sementara itu, apakah dalam keadaan panas atau dingin, minyak zaitun mengurangi jumlah asam pencernaan dan dengan demikian melindungi perut dari penyakit-penyakit radang usus dan sakit mag. Minyak zaitun juga membuat teraturnya gerakan kantong empedu. Penelitian juga telah mengungkapkan bahwa minyak zaitun memiliki kemampuan tertentu untuk mencegah timbulnya penyakit urat darah koroner melalui pengurangan level LDL, sejenis kolesterol yang mengganggu kesehatan, sementara meninggikan tingkat kolesterol yang bermanfaat untuk kesehatan HDL di dalam darah. Vitamin E, A, D, dan K dalam darah sangat penting untuk pertumbuhan tulang dan kadar mineral dalam tubuh anak-anak dan orang dewasa. Ia memperkuat tulang-belulang dengan cara menstabilkan kalsium. Minyak zaitun merupakan unsur vital dalam membangun organisme-organisme tubuh. Unsur-unsur antioksidan semacam ini dan asam-asam lemak seperti asam linoleik, yang sangat penting bagi manusia, memperbanyak hormon dan sintesis membran sel-sel biologis. Karena vitamin-vitamin ini memperbaharui sel, mereka juga digunakan untuk mengatasi keluhan-keluhan yang terkait dengan usia seseorang dan perawatan kulit. Karena vitamin memberi sumbangan pada pertumbuhan otak dan jaringan saraf bayi sebelum dan sesudah kelahiran, satu-satunya rekomendasi para spesialis kepada para ibu adalah minyak zaitun. Di samping memiliki satu peringkat asam linoleik yang sangat mirip tarafnya dengan ASI, minyak zaitun berfungsi sebagai sumber nutrisi alami seperti halnya ASI bila dicampur dengan susu sapi bebas lemak. Sebagai harta milik kesehatan yang penting, minyak zaitun, mujarab untuk mengatasi penyakit-penyakit jantung dan saluran darah. Sehubungan dengan segala kemanjuran dan kemanfaatan itu, minyak zaitun telah menarik perhatian para spesialis kesehatan dalam kurun tahun terakhir ini.

    5. Kurma

    “Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebagian tanaman-tanaman itu atas sebagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berpikir.” (ar-Ra’d [13]: 4) Kurma, buah-buahan yang disebut dalam surah Maryam, pohonnya tumbuh di padang gersang bersuhu panas dan banyak manfaatnya. Allah mengindentifikasikan khasiat penyembuhan dari buah ini dengan menceritakan pada Maryam, yang sedang menghadapi persalinan, supaya makan daging buah kurma, “Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: ‘Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu. Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum, dan bersenang hatilah....” (Maryam [19]: 24-26) Allah mempunyai maksud tertentu dengan menyeru kita untuk memperhatikan kurma. Dengan meneliti isi kandungan buah ini akan membuat kita lebih paham tentang maksud Ilahi itu. Kurma, dengan kandungan 50% gula, sungguh sangat bergizi karena daging buahnya terdiri atas fruktosa dan glukosa yang keduanya berkalori tinggi, dan mudah serta cepat dicerna. Kandungan gulanya menenangkan saraf yang gelisah serta memberikan rasa aman pada kejiwaan. Sudah pasti tiap persalinan selalu mengeluarkan banyak darah, yang dengan sendirinya jumlah gula darah yang tertumpah karenanya cukup banyak. Karena gula yang lenyap itu harus diganti, keterlibatan kurma, seperti pada persalinan Maryam, nyata benar manfaatnya sebagai tambahan. Kurma juga mengurangi tekanan darah. Meskipun daging sangat besar manfaatnya, tapi tidaklah sebanding dengan lebih besarnya manfaat kurma segar dalam segala hal. Mengonsumsi terlalu banyak daging, yang tak terbantahkan mengandung banyak protein, tidaklah mustahil pada saat yang sama dapat mengakibatkan keracunan. Jadi, makanan-makanan ringan seperti sayur-sayuran, buah-buahan, yang tentu saja mudah dicerna, hendaknya lebih menjadi pilihan. Dalam cahaya ayat tadi, kita melihat kurma, khususnya, sungguh bermanfaat bagi wanita hamil dan ibu-ibu yang menyusui secara alami. Daging buah kurma meningkatkan kesehatan janin di dalam perut ibu, mencegah ibu dari rasa lemah, dan memperbanyak air susu bergizi tinggi. Di saat yang sama, kurma segar memberikan manfaat besar kepada otak. Kurma, dengan kandungan 2.2% protein, juga berisi banyak jenis vitamin A, B1, dan B2. Protein-protein ini melindungi tubuh dari serangan penyakit dan infeksi, menunjang sel-sel tubuh memperbaharui diri, dan menyeimbangkan cairan-cairan tubuh. Vitamin A meningkatkan kemampuan pandangan mata dan kekuatan badan, juga kekuatan tulang dan gigi. Vitamin B1 memfasilitasi jaringan saraf berfungsi sehat sempurna, menunjang tubuh mengubah karbohidrat menjadi energi, mengatur selera makan dan pencernaan, serta memberdayakan metabolisme berasal dari protein dan lemak. Vitamin B2 memfasilitasi pembakaran protein-protein yang disebutkan tadi, karbohidrat, dan lemak yang diperlukan untuk penyedian energ dan pembaharuan sel. Di samping semua ini, kurma juga mengandung banyak mineral yang esensial bagi tubuh (seperti potassium, sodium, kalsium, besi, mangan, dan tembaga). Bila potassium dan sodium bekerja bersamaan, mereka bertindak selaku pengatur ritme detak jantung. Dengan menfasillitasi pengalihan oksigen ke otak, potassium dapat memberdayakan pikiran jernih. Lebih jauh lagi, ia menyediakan kandungan alkali secukupnya pda cairan tubuh, merangsang ginjal mengeluarkan sampah-sampah racun metabolis, membantu menurunkan tekanan darah tinggi, dan menunjang pembentukan kulit sehat. Menarik juga untuk dicatat, bahwa daging buah kurma secara khusus bermanfaat bagi mereka yang hidup dalam kawasan di mana kebun-kebun pepohonan ini tumbuh merata. Protein dan gula dari buah kurma merupakan sumber gizi yang paling utama bagi penduduk gurun pasir.

  • Mengenal Tanaman Obat di Sekitar Kita

    Tanaman Obat di sekitar Kita

    Adik-adik, tahu kah kamu bahwa disekitar kita begitu banyak tanaman yang berguna untuk kesehatan. Lihatlah, di pekarangan dan di lapangan bola dan juga di kebun belakang beberapa warga di tempat kita. Kita bisa menemukan dengan mudah tanaman temu lawak, kumis kucing, jahe, kunyit, rumput belanda, jarak pagar yang bisa kita pergunakan untuk obat berbagai sakit yang sering kita alami sehari-hari. Yuk kita lihat, tanaman apa saja dan untuk sakit apa saja : 1. Kunyit, kunyit adalah tanaman tahunan berupa semak. Dari beberapa buku, menyebutkan bahwa tanaman ini berasal dari Binar apda ketinggian 1300- 1600 meter di atas permukaan laut. Tapi ada juga yang mengatakan bahwa kunyit berasal dari India. Kata curcumma yang merupakan nama lain dari kunyit, malah justeru berasal dari bahasa arab dan korkom dari Yunani. Hmmmmm, belum jelas yach. Tapi tidak mengapa, tidak penting dari mana asalnya yang penting adalah bahwa kunyit di ciptakan oleh Tuhan YME sebagai tanaman yang berguna bagi kehidupan. Untuk apa? Selain sebagai bumbu masak, kunyit juga bisa dipakai untuk mencegah timbulnya tetanus apabila kita tertusuk paku. Caranya adalah dengan menghaluskan kunyit dan memanggangnya di atas api, dan ditempelkan pada luka. Maka kita akan terhindar dari tetanus. Selain itu kunyit juga bisa dipakai oleh kaum perempuan sebagai ramuan penghalus kulit sebagai lulur dan dicampur dengan bedak khusus. Berbagai manfaat kunyit adalah sebagai berikut : 1) untuk menghilangkan kesemutan dengan memeras air rebusan dan meminumnya 2) untuk menghilangkan gatal, baik yang disebabkan jamur pada kulit atau juga gigitan serangga, dengan mengoleskan kunyit yang dihaluskan pada kulit yang gatal dan digigit serangga 3) melancarkan peredaran darah, dengan cara merebus air kunyit dengan asam jawa, biasanya ramuan ini juga dipakai untuk kecantikan dan kesehatan perempuan. 2. Temulawak, tanaman temulawak, mirip dengan kunyit, tapi ukurannya lebih besar dan warnanya lebih muda. Kalau kunyit warnanya kuning bata, atau kuning kemerahan tapi kalau temulawak warnanya kuning muda. Jenisnya macam-macam, tapi yang ada ditanam di beberapa rumah sekitar kita adalah yang berwarna kuning muda. Temulawak ini adalah campuran untuk membuat jamu yang baik untuk kesehatan, selain itu juga bisa menjaga fungsi ginjal. Temulawak juga suka dilalap, dan bagus untuk pencernaan dan menjaga nafas agar tetap segar dan harum. 3. Kumis kucing, kalian tentu tahu dengan tanaman ini, iya, tanaman ini banyak terdapat di kebun belakang rumah beberapa warga di sekitar kita. Bunganya berwarna putih dengan batang ungu kehitaman, sari madunya banayk dan enak jika dihisap. Tanaman ini berasal dari Afrika tropis, dan kemudian menyebar ke Asia dan Australia. Daun tanaman kumis kucing yang dikeringkan kemudian direbus berkhasiat untuk memperlancar buang air kecil. Selain dikerinkan juga bisa di rebus langsung tanpa dikeringkan. Kumis kucing juga dipakai untuk menyembuhkan batuk encok, masuk angin dan sembelit. 4. Jahe, tentu kalian mengenal tanaman ini, Jahe adalah rumpun yang berbatang semu. Berasal dari Asia Fasifik dan kemudian menyebar ke India hingga cina. Selain sebagai bumbu masak dan penyedap bubur kacang hijau, jahe juga berfungsi sebagai bahan obat-obatan. Jahe bisa digunakan untuk menghilangkan alergi pada udara dingin dengan cara di buat minuman dan dicampur dengan gula merah, yang sering disebut wedang. Selain itu jahe juga sering dicampur dengan minyak yang digunakan untuk pijat. Bahkan sekarang jahe juga di buat sirup. Dan saat ini juga jahe dipergunakan oleh petani sebagai bahan pembunuh hama atau pestisida alami. 5. Selain tanaman rimpang dan semak, juga terdapat pohon-pohon yang beberapa bagiannya bisa dipergunakan untuk obat. Seperti daun jambu biji dan buah jambu biji muda yang sering dipakai untuk obat sakit perut. Caranya, apabila kita terserang sakit perut karena gangguan pencernaan, maka ambilah daun jambu biji yang muda, ambil sedikit garam bungkus dengan daun jambu biji muda dan kunyah, maka sakit perut akan hilang seketika. Jika tidak suka daunnya, kita juga bisa mengunyah jambu biji yang muda dengan garam, khasiatnya juga sama. 6. Getah daun jarak, jarak pagar banyak terdapat di pekarangan rumah disekitar kita, getah jarak bisa kita pergunakan untuk menyembuhkan sariawan. Caranya, dengan memetik sehelai daun jarak, dan meneteskan getah pada pangkal daun jarak ke sariawan. Uuuuuuh rasannya pedih dan sedikit gatal, setelah diteteskan getah, tahan lah selama +/- 2 menit sampai rasa pedihnya hilang, setelah itu, sariawan akan segera sembuh, dan kamu tidak perlu mengunyah sambil meringis kesakitan lagi. 7. Rumput belanda, rumput belanda adalah nama yang sering dipakai warga di sini sebagai sebutan untuk rumput yang memiliki bentuk daun mirip daun mint tapi berwarna hijau kekuning-kuningan. Rumput ini bisa mempercepat pemberhentian darah pada saat luka. Biasanya kita suka bermain di tempat-tempat yang terkadang terdapat pecahan beling, kaca, botol dan benda tajam lainnya, nah jika tak sempat pulang kerumah, cepatlah ambil rumput belanda yang sangat banyak tumbuh di sekitar kita, ambil daunya, remas-remas, dan tempelkan pada luka. Maka darah akan cepat berhenti. 8. Daun ubi, nah daun ubi juga memiliki fungsi yang sama dengan rumput belanda, biasa dipakai bapak-ibu kita untuk menghentikan darah apabila kita terluka pada saat bermain dan ketika dirumah persediaan obat luka sedang habis. Caranya sama yaitu dengan meremas-remas daun ubi dan menempelkannya pada luka. Nah, adik-adik itulah tanaman yang terdapat sangat mudah ditemukan di tempat kita. Kalian bisa mempergunakannya apabila kalian membutuhkannya, baik untuk kalian sendiri ataupun untuk keluarga dan sahabat kita, selamat mencoba yach.

  • aku membencinya ibu...

    Ibu...
    Aku membencinya ibu.
    Aku membenci Ia...
    Ia yang di tugaskan pemerintah untuk mendidikku
    Ia yang selalu hadir setiap pagi di sekolah

    Ibu...
    Ia tidak mendidikku ibu...
    Ia menelantarkan aku
    Ia menghempaskan mistar panjang dibetisku
    Ia menghukumku

    Karena aku lupa membuat Pe-Er
    Aku lupa karena aku ketiduran
    aku ketiduran karena aku lelah
    aku lelah
    karena aku tadi siang membantu ibu di pasar

    Aku membencinya Ibu
    Aku membencinya
    Aku benci guruku
    guru yang egoiis... Ibu...

    Peluklah aku Ibu...

  • Lebih baik disini.... Rumah Kita sendiri....

    KEGIATAN PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP
    BAGI ANAK UMUR 9-12 TAHUN
    PADA
    RUMAH BACA LIANA INDONESIA

    Latar Belakang

    Lingkungan hidup kian waktu mengalami ancaman dan kerusakan setiap saat. Kerusakan yang disebabkan oleh pola hidup yang tidak ramah lingkungan dari manusia merupakan penyebab yang diyakini turut andil sebagai penyebab utama kerusakan lingkungan hidup. Sebagai akibatnya, keseimbangan ekosistem menjadi terganggu, banjir, penyakit, erosi, longsor telah menimbulkan keresahan berkepanjangan di kehidupan masyarakat. Meskipun begitu, belum cukup untuk menjadikan kerusakan lingkungan sebagai pelajaran yang dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Berbagai upaya penyadaran telah banyak dilakukan, dari seminar, simposium, pelatihan, pendidikan tak pernah lepas dari upaya kampanye kelestarian lingkungan hidup.

    Berkenaan dengan pendidikan, maka perlu adanya inisiatif dari berbagai pihak, baik instansi pemerintah, non pemerintah, swasta dan individu untuk bersama-sama memberikan pendidikan lingkungan hidup bagi masyarakat di Indonesia. Setiap masyarakat hendaknya turut serta dalam mendidik masyarakat yang perlu diberikan kesadaran lingkungan demi terwujudnya masyarakat sadar lingkungan. Tidak hanya masyarakat dewasa, namun pendidikan lingkungan pun hendaknya diberikan pada anak-anak. Baik melalui pendidikan formal dengan model muatan lokal, maupun kegiatan non formal.

    Atas dasar kepedulian untuk membangun karakter anak yang sadar lingkungan maka Rumah Baca Liana Indonesia, sebuah wadah dan tempat belajar bagi anak-anak usia 9-12 tahun dijalankan oleh individu (Resume Terlampir) semata-mata untuk memberikan ruang dan waktu bagi anak- anak untuk dapat mengembangkan potensi dirinya, membangun bakat dan kepedulian, memberikan pengalaman dan menjadi wadah berkreasi dengan kegiatan yang berwawasan lingkungan. Anak-anak, merupakan genarasi bangsa yang patut didorong motivasi, inisiatif, dan kreativitasnya untuk dapat menjadi anak yang cerdas, dan berwawasan lingkungan.

    Tujuan

    Rumah Baca Liana Indonesia dikelola dan dijalankan dengan tujuan untuk memberikan wadah belajar, berkomunikasi, kreatifitas untuk anak-anak usia 9-12 tahun agar mampu meningkatkan pengetahuan, menumbuhkan motivasi, membangun inisiatif, memiliki kesadaran lingkungan, sehingga hasil pembelajaran dapat menjadi pedoman dan tuntunan hidup anak sebagai generasi yang cerdas dan berwawasan lingkungan.

    Kegiatan Rumah Baca Liana Indonesia

    Rumah baca Liana indonesia memiliki program pembelajaran yang disusun berdasarkan kondisi dan situasi lokal. Kegiatan tersebut adalah sebagai berikut :

    1. Membaca dan Menyimak

    Membaca dan menyimak adalah sebuah kegiatan membaca buku cerita berwawasan lingkungan hidup. Selain membaca, penghuni rumah baca juga menyimak bahan bacaan yang akan dijadikan sebagai bahan diskusi.

    2. Ceritakanlah padaku!
    Kegiatan ini di pandu oleh seorang story teller (pembaca cerita). Kegiatan ini dirangkai dengan kegiatan diskusi dipadu dengan penggunaan bahasa inggris. Bahan cerita berwawasan lingkungan.

    3. Watch Me!,
    Kegiatan menonton film lingkungan hidup, dilanjutkan dengan diskusi dan menggambar, membuat cerita.

    4. What and Who!,
    kegiatan pendidikan lingkungan yang mempelajari makhluk hidup di muka bumi, apa dan siapa, dan mengapa aku ada. Pembelajaran bertajuk ekosistem dan keanekaragaman hayati.

    5. Ini Punyaku!,
    Sebuah kegiatan yang dirancang sebagai kegiatan praktek, kreatifitas yang berwawasan lingkungan mengacu pada konsep daur ulang kertas, pembuatan kerajinan dari bahan yang tak termanfaatkan.

    Metode penyampaian

    Kegiatan di Rumah Baca disampaikan dengan berbagai metode yang disesuaikan dengan suasana, kondisi dan kebutuhan pembelajaran. Secara garis besar penyampaian pembelajaran dilakukan dengan cerita, dongeng, diskusi, dan dipadu dengan kegiatan permainan alam.

    Metode Evaluasi

    Evaluasi dilakukan dengan cara memberikan lima pertanyaan pada setiap topik sebelum dan sesudah pembelajaran. Evaluasi komprehensif dilakukan setiap satu bulan sekali, dengan melakukan tes tertulis dan pencatatan keaktifan dan respon setiap kali kegiatan berlangsung. Data hasil test awal di perbandingkan dengan hasil tes akhir pembelajaran. Hasil test ditabulasikan dan dijelaskan secara deskriftif dan disajikan dalam ”buku baik kita”. ”Buku baik Kita memuat kegiatan ”keren” perilaku ”Pintar” dan nilai fabtastik kita, semuanya tercantum dalam ”buku baik kita”. Buku ini berwarna hijau, bertuliskan ”Buku Baik Kita”

    Penutup

    Adanya kegiatan dan program di rumah baca Liana Indonesia merupakan salah satu bentuk kepedulian, bersifat bebas dan terbuka untuk anak-anak kelas IV, V dan VI sekolah Dasar. Dilakukan secara mandiri dan tidak terikat. Semoga dengan adanya wadah dan kegiatan ini dapat mendorong inisiatif-inisiatif setiap masyarakat untuk turut serta menanamkan kesadaran dan bertanggungjawab terhadap lingkungan hidup dalam diri anak-anak. Program Pendidikan Lingkungan hidup ini juga didukung oleh rekan-rekan aktivis lingkungan hidup yang ada di Indonesia, Bantuan buku bacaan berasal dari Teman-teman yang tergabung dalam Jaringan Pendidikan Lingkungan Hidup Nasional, berasal dari Wetlands International-Indonesia Proggramme( Reza Irwansyah Lubis), Watala-Lampung (wawan), IDEF Foundation (trisna dan Sayu), World Wild Foundation (WWF)(ibu Rini), Huma Indonesia. Ibu Sri Windarti (Bappenas), The Nature Conservation bali (TNC Bali)( Bapak Marthen Welly). Pusat Studi Pelatihan dan Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Seloliman jawa Timur, Selain itu sumber bacaan dan informasi berasal dari Environmental Education for Kids da situs lainnya yang berkenaan dengan Pendidikan Lingkungan Hidup.

    Rumah Baca Liana Indonesia
    Jl. Swadaya No 2834 RT 48
    Email : sylvieoleth@telkom.net
    http://liana-indonesia.blog.co.uk

  • Kisah Liana dari Negeri Tanpa Air

    Petualangan Satu Malam Kembali ke Negeri Leluhur
    Kisah Liana dari Negeri Tanpa Air

    Pada suatu masa di Tahun 3000, dimana makhluk di bumi bernama manusia hidup dengan tabung O2 dipunggung, hidup dengan ke modernan yang selalu dibanggakan sebagai wujud eksistensi iptek terapan yang merupakan implementasi kemajuan pola pikir dan IQ sedang memikirkan bagaimana memperoleh setitik Zahra yang pada 1000 tahun lalu disebut Air.
    Pada masa itu pula hiduplah seorang anak bernama Liana, yang lahir dari setitik darah yang berasal dari sebuah tempat yang 1000 tahun lalu disebut hutan tropis, Indonesia.

    “ Selamat pagi liana, mau kemana kamu pagi-pagi begini?” sapa mesin pembersih, yang dirancang bisa berbicara, dan di desain seperti tubuh manusia, dengan memori 200 GB.

    ” mau mencari tempat bermain, aku bosan dengan suasana disini, gerah, bising.” jawabnya.

    ”apa kau sudah meninggalkan Voice Mail untuk Ibu? Tanya mesin cuci yang juga dirancang bisa bicara, yang kala itu sedang mencuci sebuah Handphone.

    ”sudah” kata liana sambil memasang Tabung O2 dipunggungnya.

    Liana dengan tabung O2 dipunggungya, memakai kendaraan dengan bahan bakar cahaya. Dengan langkah berat dan terlihat bosan Liana menjalankan Light Car nya, melaju kencang. Di tengah perjalanan ia melihat Logam-logam yang dirancang berbentuk sebuah Batang dengan lempengan-lempengan baja berwarna hijau, berbentuk bulat telur dengan lengkungan pada ujungnya. Dalam mesin sejarah di mesin pelajaran Liana dahulu, batang itu disebut Pohon dan Lempengan hijau lonjong itu adalah Daun. Di tengah perjalanan pula liana melewati sebuah tempat yang dipajang lukisan tujuh dimensi terletak di pusat negeri. Lukisan tujuh dimensi itu menyerupai sebuah tempat dimana terdapat cahaya yang dibuat sedemikian rupa menyerupai aliran airmata nya yang jatuh deras jika ia menangis. Dalam hati liana bertanya, ”untuk apa cahaya itu di buat seperti airmata yang mengalir? Apakah dulu pernah ada sesuatu yang seperti airmata?”. Liana semakin ingin tahu, ia memaksa dirinya menangis agar bisa melihat jelas apa yang dikeluarkan matanya ketika ia menangis. Tapi Liana tak kunjung menangis, lantas ia membayangkan sebuah kejadian yang dapat membuat ia menangis. Cukup lama Liana mencoba membayangkan. Sampai ia memperoleh sebuah Topik yang ingin ia bayangkan. Liana membayangkan Betapa menyesalnya ia nanti jika meninggalkan kehidupan tanpa sempat meminta maaf pada Ibu, pada Ayah, pada kakak, pada adik dan pada semua orang. Airmata Liana mengucur deras. Semakin deras ketika ia membayangkan seorang tua yang kehabisan O2.

    Apa yang dilakukan Liana pada airmatanya? Liana menampung airmatanya, pada sebuah gelas kristal. Liana ingin melihat rupa airmata itu, seperti apakah airmata itu?. Seusai menangis ia memandangi airmatanya yang ada dalam gelas kristal itu. Ia menggoyang-goyangkan gelas itu perlahan, dan cairan itu bergerak mengikuti gerakan gelas. Liana semakin penasaran dan bertanya-tanya, apakah ini?. Dengan membawa gelas kristal dalam kotak penyimpannya, liana memacu Light carnya menuju rumah. Sesampainya di rumah Liana langsung ke Mesin belajar. Ia meneteskan airmata dari gelas kristal pada lempengan indikator pembaca di mesin belajar. Pada layar monitor mesin belajar terdapat informasi yang mengatakan bahwa zat tersebut adalah air. Dengan kata kunci AIR itu Liana melacak terus dalam mesin belajar. Hingga ia menemukan suatu informasi sebagai berikut : ” Air adalah suatu zat yang mengandung bahan mineral dan vitamin yang berguna bagi kehidupan. Dengan Air setiap makhluk menjadi hidup. Hingga pada akhir informasi tertulis Air Sumber Kehidupan. Liana semakin ingin tahu.....

    Suatu malam Liana memanggil semua peralatan yang ada di Rumah nya. Mesin belajar, Mesin Voice Message, Tabung O2, Light Car, semua mesin dirumahnya ia panggil. Setelah semua berkumpul di Liana bertanya ” tahukah kalian dimana Air berada?”.

    ”Air?” mesin apa Air itu? Apakah ada mesin baru di rumah ini?” tanya Tabung O2.

    ”Bukan, Air bukan mesin, aku sedang mencari sesuatu yang bernama Air, darimana ia datang, untuk apa dia ada, dan seperti apakah rupanya?” tegas Liana.

    Setelah lelah bertanya dan meminta pendapat tapi belum mendapat jawaban, tiba-tiba mesin dimensi waktu yang sedari tadi hanya menggerakkan tangannya mengatur waktu berkata, ”Aku bisa menunjukkan pada mu dimana Air itu berada, kita hanya perlu memutar dimensi waktu dalam waktu satu malam saja, tidak lebih” kata mesin dimensi waktu.

    Liana terhenyak dari ”kursi berfikir”nya sambil berseru ”Oh ya?.... tidak apa walau hanya satu malam, aku ingin melihat apa Air itu”, seru liana dengan antusias.
    ”baiklah, aku akan memutar dimensi waktu pada pukul 18.00 hingga 05.pagi nanti malam” tegas Mesin dimensi waktu, ”tapi jika engkau melewati batas waku maka engkau akan lebur dengan sendirinya seperti embun dibiaskan oleh cahaya matahari” lanjut mesin dimensi waktu.

    Mendengar itu liana segera mempersiapkan peralatan untuk meuju sebuah tempat dimana air berada. Tabung O2, masker pelindung cahaya, seperanngkat pakaian anti bakteri, seperangkat sepatu pelindung, sebotol gas anti virus, semua peralatannya ia bawa untuk menuju tempat Air. Dengan penuh semangat liana meraih sebuah mesin pencatat dengan sarung tangan touchscreen. Sebuah liontin kristal berwarna biru tergantung di lehernya sebagai alat pemantau dan perlindungan, sehingga dengan alat itu ia akan dengan mudah ditemukan dan dilacak oleh mesin dimensi waktu.

    Pukul 17.30, liana sudah mondar mandir tak sabar. Mesin dimensi waktu meminta liana bersiap-siap. Pukul 18.00 Liana berdiri dibawah cahaya yang dikeluarkan oleh mesin dimensi waktu. Secepat kilat liana sudah berada pada suatu tempat yangs angat asing. Suatu tempat yang terdapat tonggak-tonggak yang betul-betul hidup, memeiliki sulur-sulur yang menghujam kedalam tanah yang didalam mesin belajar disebut akar.
    ”Ups....” Liana terperanjat, ia ingat dan langsung berteriak ” ough inikah yang disebut Pohon itu?”, woooow, alangkah kerennya” teriak liana sambil meraba kulit pohon, menyentuh daun-daunnya. Sambil meloncat kegiarangan Liana beralih sambil berteriak girang.... ”Ough inikah yang disebut pohon? Ini pohon.....! woooooow aku menemukannya, aku menemukannyaaaaa” terika Liana sekencang-kencangnya.

    Liana terperanjat lagi, ia merasa aneh, mengapa sedari tadi ia berteriak, tapi tabung oksigennya tidak menunjukkan penguarangan Oksigen. Liana menggerak-gerakkan tabung Oksigennya, sambil merunduk menyentuh tanah, tiba-tiba selang penghubung O2 dari tabung O2 nya terlepas dari tubuhnya. Liana semakin terperanjat kateika ia sama sekali tidak merasa sesak nafas......

    ” haaaaaaaaahhhh aku tidak sesak tanpa tabung ini, teriak Liana tersadar.... oooh benarkah, apakah ini mimpi.... ooooohhhh aku bisa menarik nafas sesuka ku.... ada apa ini? Mengapa bisa aku tidak lagi memerlukannya? Tanya liana sambil melepaskan tabung O2 nya. Ooooh bertahun-tahun aku selalu pergi kemana-mana dengan Tabung ini, tapi disini aku tidak memerlukannya, punggungku tidak penat lagi, dan aku tidak sesak, aku bisa menghisap O2 sesuka yang kumau.......!” Liana berlari dan menari riang, perlahan dan pasti satu persatu peralatan ditubuhnya ia lepaskan, masker pelindung cahaya ” maaf aku tidak memerlukanmu lagi, disini cahaya tidak mengandung radiasi, kemudian seperangkat pakaian anti bakteri, seperangkat sepatu pelindung, sebotol gas anti virus, ia lepaskan smbil berkata, inilah keindahan dan kedamaian sesungguhnya, aku tidak memerlukan kalian lagi..... alangkah nikmatya tinggal disini. Liana terus menari,menari sambil berteriak sekencang-kecanganya, ia baru berhenti ketika ia mendengar sebuah alunan merdu sebuah suara diantara bunyi ” cit-cit.... cuiiiit....cuiiit” bunyi itu bergemericik, seoalah begitu lembut, liana mencari sumber suara, perlahan ia melangkahkan kakinya yang tanpa alas lagi pada tanah yang lembab, dan ia terpana ketika dihadapannya ia melihat sesuatu yang menerupai zat seperti airmata.... ia berteriak sangat keras sambil melompat ”AIR!”, Ya.... pasti, pasti inilah yang disebut air..... sambil terpana ia menyentuh air, ohhhhhh alangkah sejuknya, lirih liana bergumam. Tanpa sadar Liana melangkahkan kakinya masuk kedalam air, diantara bebatuan dan pasir didasarnya yang tak terlalu dalam, Laian menangis, tetesan airmatanya berjatuhan, daintara suara gemericik air di hadapannya. Perlahan Liana berkata, ” mengapa-mengapa kau tidak terdapat di negeri ku Air? Mengapa?. Begitu hinanya negeri ku hingga kau tak sudi berdiam di negeriku? Liana menangis, sejadinya, hingga tanpa sadar ia terduduk pada seoanggok batu hitam. Sambil terus menangis ia memandang kedalam air, disela-sela kakinya ia mendapati makhluk-makhluk dalam air, berenang dengan cerianya, airmata Laina semakin deras, sambil bergumam lirih, apa yang telah dilakukan manusia di zamanku hingga kalian tak ada lagi di negeriku? Ada apa dengan kehidupan kalian?, Kenapa? Kenapa kalian tiada satupun sudi berdiam di negeriku, ceritakanlah pada ku.... andaikan aku bisa menukarnya dengan apapun yang kumiliki agar kalian bisa berada di negeriku itu aka aku lakukan...... kata liana, lirih hampir tak terdengar. Waktu terus berjalan, Liana perlahan bangkit, setelah mereguk segarnya air dan membasuh wajah dari air mata, ia beranjak menuju sebuah onggokan bebatuan yang berserakan tak jauh dari air. Sambil berjalan Liana melemparkan pandangan pada setiap apapun yang dilewatinya. Hingga tak alam kemudian liana tiba pada sebuah sebuah kubah yang menyerupai sebuah rumah. Liana masuk kedalam ruangan itu, ia mendapati sebuah ruangan dalam rumah tua dan penuh dengan rerantingan dan dedaunan yang jatuh. Diruangan itu, terdapat sebuah lemari terbuka berisikan benda-benda yang terdiri dari lembaran-lembaran tipis yang berwarna kekuning-kuningan. Salah satu benda yang berisikan lembaran tipis itu tergeletak di sebuah meja di depan lemari. Di bagian depan tertulis ”Hutan dan Manusia”. Liana membaca benda yang disebut Buku itu, lembar demi lembar, hingga ia dapat enyimpulkan bahwa 1000 tahun lalu, disini, dimana ia dikembalikan oleh mesin dimensi waktu dulunya adalah sebuah negeri yang disebut Hutan. Negeri itu dulunya disebut negeri megabiodiversity. Negeri itu bernama Indonesia. Negeri itu memiliki suatau tempat yang disebut Hutan Tropis. Negeri itu dulu merupakan negeri yang kaya akan sumberdaya alamnya. Negeri itu dulu adalah negeri dimana masyarakatnyahidup dengan hasil hutan dan alamnya. Namun pada akhirnya negeri itu semakin terpuruk, kemiskinan dan kebodohan menjadikan masyarakatnya saling mnyalahkan, salaing berebut kekuasaan, saling mempertahankan kebenaran individu dan kelompok, hingga suatu ketika negeri itu mengulang lagi sejarahnya sendiri yaitu dimanfaatkan oleh negara lain, diadu domba dan menjadi musuh bagi negrinya sendiri dengan menjadi engkhianat, hingga akhirnya negeri itu berperang dengan antara masyarakatnya sendiri, negeri itu bertikai dengan sesama saudaranya sendiri, negeri itu menjual harga diir bangsanya dengan tumpukan hutang, nenegri itu akhirnya hancur karena kekeliruan yang berasal dari masyarakatnya sendiri. Ya... negeri itu dulunya bernama Indonesia. Ya...... Indonesia Raya.

    Liana, tertunduk lesu ketika usai membaca buku demi buku, dan lembar demi lembar yanga da di ruangan itu, tak terasa waktu telah berjalan, liana dihadapakn pada dua pilihan, kembali pada negerinya dimana ia harus mengusng Tabung O2 kemana-mana, atau tetap tinggal dengan izin mesin dimensi waktu untuk tetap ada di Negeri Indonesia yang meski buruk tapi adalah negeri leluhurnya. Akhirnya dengan memantapkan hati liana mengirim sinyal pada mesin dimensi waktu untuk tetap tinggal di Bekas Negeri Indonesia. Mesin dimensi waktu berkata ”Hanya ketulusan mu yang bisa membebaskannmu dari biasan matahari ”. Mendengar itu Liana langsung menengadahkan wajah, memejamkan mata sambil mengucap kalimat permohonan pada yang kuasa ” Tuhan.... izinkan aku tetap tinggal, meski buruk namun ini adalah negeriku, izinkan aku tetap tinggal, dan berilah aku kekuatan agar aku bisa melanjutkan cita-cita masyarakat neegri ini yang dulu belum sempat di wujudkan” . Liana memohon hingga subuh menjelang. Semburat fajar di ufuk timur, menghangatkan wajah Liana, perlahan Liana membuka mata sambil berucap lirih ” Terimakasih Tuhan atas kesempatan ini, beri aku kesempatan dan petujuk untuk melanjutkan cita-cita leluhurku, atas izinMu aku akan tetap hidup, atas IzinMu.

    Liana, melangkah dengan penuh semangat, bersiap dan bergiat untuk melanjutkan cita-cita anak negeri yang belum sempat diwujudkan. Selamat berjuang Liana.

  • Di sini Dilarang Ja-im!

    Disini dilarang Jaim!

    Jaim adalah singkatan dari Jaga Image. Banyak yang melakukannya, karena diduga dan disangka bisa tetap menjaga kewibawaan. Tapi ada juga yang akhirnya mengakui lelah dengan Jaim. Jaim sebuah sikap yang tidak mendidik. Karena bisa menjadikan peserta didik penuh dengan kepura-puraan.

    Jaim mengapa dilakukan?

    Untuk tetap menjaga wibawakah? Bukankah wibawa itu akan terus ada apabila berani menjadi diri sendiri, jujur pada diri sendiri yang jelas memancarkan aura kebajikan tersendiri.

    Mengapa mesti Jaim jika tanpanya kebebasan berkreatifitas itu akan tumbuh lebih baik?

    berkreatifitas bebas dan pantas sejak dulu hingga sekarang.

  • Ceritakanlah padaku......

    Libur untuk anak sekolah dasar kelas V sudah dimulai, karena siswa kelas VI sedang melangsungkan kegiatan ujian Nasional. Hmmmm, oleh karena di palembang sedang bergiat untuk acara City Expo dan juga ada lomba bidar, maka, kali ini kita akan bercerita tentang Legenda Lomba Bidar, sumber bacaan ini didapatkan dari sebuah tulisan, yang tidak tercantum namanya, tapi dengan penuh keyakinan tentunya penulis tidak akan keebratan jika tulisannya sudah menjadi salah satu sumber ilmu pengetahuan bagi siswa.

    sebenarnya cerita ini akan terus di lanjutkan dengan kegiatan yang berwawasan lingkungan, menyangkut kualitas air sungai musi dan komponen lingkungan lainnya seperti, air, kehidupan masyarakat di pinggiran sungai musi, dan sebagainya.

    Ayo.... mari kita awali dengan legenda bidar berikut.

    ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

    LEGENDA ASAL MULA
    LOMBA BIDAR
    [Anonim]

    Lomba bidar adalah lomba mendayung perahu yang dinamai ‘bidar’. Seni dayung tradisional Palembang ini hidup sejak zaman dahulu kala hingga sekarang. Pada perayaan hari besar, terutama Hari Proklamasi Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus, lomba bidar dilangsungkan di Sungai Musi yang mengalir di tengah-tengah kota Palembang.
    Perahu bidar berbentuk khusus. Menurut cerita, bidar adalah singkatan dari biduk lancar. Sejenis biduk (perahu) yang zaman dahulu kala khusus digunakan oleh petugas penghubung atau kurir. Bentuknya kecil dan hanya muat untuk seorang. Akan tetapi, pada perlombaan sekarang, satu perahu didayung oleh belasan orang.
    Menurut cerita, lomba bidar bermula dari peristiwa Putri Dayang Merindu. Seorang gadis cabtik jelita tinggal di bagian hulu kota Palembang. Anak tunggal, ayahnya bernama Sah Denar, bersahabat dengan Tua Adil, teman sekampung keluarga kaya raya yang mempunyai anak pria bernama Dewa Jaya.
    Beranjak remaja, Dewa Jaya dikirim orang tuanya ke beberapa negeri lain untuk menuntut ilmu bela diri, terutama pencak silat. Bertahun-tahun menuntut ilmu, ketika kembali dia sudah jadi pemuda remaja yang tampan. Ia sangat kagum dan jatuh cinta pada dayang merindu, yang sejak kecil menjadi teman bermainnya.
    Dewa Jaya minta agar orang tuanya melamar. Sah Denar dan istrinya senang mendengar hasrat melamar itu. Ketika suami istri menanyai anak mereka, Dayang Merindu dengan lembut menjawab: “Mohon ampunan pada Ayah dan Bunda. Belum tersirat rasa cinta di hati saya terhadapnya. Oleh karena itu, saya belum mau mengatakan bersedia jadi istrinya. Namun, jika Ayah dan Bunda memaksa, saya tidak akan durhaka pada orang tua.”
    Sah Denar dan istrinya berpendapat, mungkin karena Dayang Merindu baru berusia sembilan belas tahun, belum ada hasrat bercintaan dengan pemuda. Ketika keluarga Tua Adil dating melamar, mereka menerima lamaran itu dengan ikatan pertunangan. Sementara itu, di sebuah kampung di hilir kota Palembang, ada seorang pemuda bernama Kemala Negara, anak keluarga petani di tepi Sungai Musi. Selama merantau mencari nafkah ke negeri lain, dia banyak belajar ilmu bela diri.
    Pada suatu hari, Kemala Negara sedang mandi bersama teman-temannya di Sungai Musi. Mereka melihat sebuah cawan tembaga kecil hanyut terapung dari hulu. Kemala Negara berenang ke tengah sungai mengambilnya.
    “Biasanya cawan dan bunga serta minyak yang wangi seperti ini adalah bahan keramas cuci rambut wanita,” kata Kemala Negara. Temannya sependapat dan ada yang mengatakan, pastilah benda keramas itu milik wanita kaya raya, bangsawan.
    “Benar. Apa gerangan sbabnya benda seanggun dan semahal ini bisa hanyut? Mungkin ada pria jahat yang mengganggu wanita yang sedang keramas itu. Kita harus berusaha mengembalikannya,” ujar Kemala Negara.
    Temannya berkata: “Benar. Carilah siapa pemiliknya, Kemala! Mana tahu nasib baik, pemiliknya masih gadis dan cantik pula. Sepadan dengan kau.”
    Kemala Negara setuju pendapat temannya. Disimpannya cawan itu tanpa mengusik isinya. Hari itu juga, dia sendiri berperahu menghulu Sungai Musi.
    Dua hari berperahu menghulu, terus bertanya, dan bersua dengan seorang gadis yang sedang mengambil air. Gadis itu tersenyum menjwab: “Benar, Tuan Muda. Ini cawan keramas milik temanku. Dayang Merindu namanya. Tiga hari yang lalu kami mandi beramai-ramai. Dia keramas mencuci rambutnya. Diletakkannya cawan ini di rakit dan kami mandi bermain simbur-simburan. Dia sangat risau karena cawannya ini hanyut.”
    “Terima kasih. Tolonglah Adik kembalikan padanya,” ujar Kemala Negara.
    Gadis itu kagum meliht peemud yang berwajah tampan di hadapannya. Dia berkata: “Tuan Muda sendirilah yang mengembalikannya. Itu rumahnya di hulu situ. Pasti dia sangat berterima kasih.
    “Ah, tolong kembalikanlah Dik. Saya khawatir nanti kalau-kalau dia mengira cawannya ini saya ambil begitu saja.”
    “Tidak, Tuan Muda. Dayang Merindu itu gadis paling cantik jelita di seluruh kampung ini. Sangat rendah hati dan ramah. Tuan Muda sudah menemukan dan dua hari jauh-jauh dari hilir sana mengantarkannya ke sini.” Tapi karena Kemala Negara menolak untuk mengantarkan, gadis itu berkata: “Baiklah. Sebentar lagi saya akan ke rumahnya. Kami akan mandi ramai-ramai petang ini. Nanti akan saya ceritakan semua kepadanya. Tuan Muda tunggu kami di tepi semak jalan ke tepian mandi. Serahkanlah langsung kepadanya.”
    Kemala Negara setuju. Ditambatkannya perahu di dekat belukar, dia menanti di jalan ke tepian mandi. Ketika dilihatnya gadis tadi dating bersama empat gadis, dapatlah dia menduga yang mana gerangan Dayang Merindu. Ketika saling pandang dari jarak yang masih agak jauh, pertama kali dalam hidupnya Dayang Merindu merasa darahnya bergetar, kagum melihat Kemala Negara membungkuk tnda hormat. Dayang Merindu langsung berujar: “Temanku ini sudah menceritakan semua. Alangkah tingginya baik budi Tuan, telah menemukan dan sudi bersusah payah mengantarkan cawan itu.”
    “Maaf Putri Jelita. Terimalah cawan ini. Saya bahagia karena telah dapat mengem-balikannya,’ kata Kemala Negara. Dayang Merindu menyambut cawan itu. Masih saling memegang cawan, Dayang Merindu berujar: “Dengar apa gerangan saya dapat membalas baik budi Tuan?”
    Kemala Negara tak mampu berkata-kata. Darahnya gemuruh. Keduanya saling merasakan api cinta pertama bergelora di jiwa.
    Dayang Merindu sadar dan merasa malu pada teman-temannya. Ditariknya cawan itu. Namun, teman-temannya yang sudah maklum sengaja menjauh. Kemudian, berbincang-bincanglah kedua remaja yang saling jatuh cinta itu. Berkatalah Kemala Negara: “Silahkan mandi. Teman-teman sudah menanti. Bolehkan kita bersua lagi?”
    “Saya juga ingin berkata begitu. Dapatkah kita bersua lagi? Kami mandi dua kali sehari. Tunggulah di jalan ini.”
    Tiga hari lamanya Kemala Negara berada di kampung itu. Enam kali mereka bersua dan berbincang. Ketika pulang ke kampungnya, Kemala Negara minta orangtuanya melamar Dayang Merindu. Akan tetapi, alangkah kecewanya mereka, ketika Sah Denar dan istrinya menolak lamaran, dengan alas an Dayang Merindu sudah dipertunangkan.
    Kemala Negara sangat marah. Ditantangnya Dewa Jaya bertanding. Dewa Jaya tidak menolak. Keduanya menghadap Datuk kampung itu. Mereka menyatakan ingin bertanding. Siapa yang menang dialah yang berhak jadi suami Dayang Merindu.
    Diumumkanlah ke seluruh kampung akan diadakan pertandingan. Seluruh penduduk pun berkumpul menyaksikan. Hanya Dayang Merindu yang tak mau keluar dari rumah. Dia sangat cemas kalau-akalu Kemala Negara kalah.
    Setengah hari penuh kedua pemuda itu bertanding pencak silat. Ternyata tak ada yang kalah. Oleh karena itu, Datuk memutuskan, pertandingan dialihkan pada lomba bidar. Siapa yang lebih dahulu mencapai garis finis, dialah yang mnang.
    Pada hari yang ditentukan, seluruh penduduk menyaksikan di tepi Sunagi Musi. Kedua pemuda itu mendapat sebuah perahu bidar yang kecil. Seluruh penduduk berdebar-debar menyaksikan karena ternyata kedua pemuda itu sama kuat dan sama cepat. Keduanya menggunakan tenaga dalam masing-masing. Ternyata keduanya mencapai garis finis pada saat yang bersamaan. Akan tetapi, seluruh penduduk menjdi cemas karena melihat kedua pemuda itu tertelungkup di perahu masing-masing. Ketika diperiksa, keduanya sudah tidak bernyawa lagi.
    Mendengar berita itu, Dayang Merindu meninggalkan rumahnya. Datang ke pendopo dimana kedua mayat pemuda itu dibaringkan. Dia berdiri menghadap sang Datuk yang duduk di kursi kehormatan dekat kedua mayat itu. Dengan hormat, gadis itu berkata: “Saya dan Kemala Negara saling mencinta. Akan tetapi, saya tahu Dewa Jaya juga sangat mencintai saya. Cintanya direstui oleh orang tua saya. Sekarang keduanya sudah menjadi mayat. Saya ingin berlaku adil terhadap keduanya. Mohon agar Datuk belah menjadi dua tubuh saya ini. Yang sebelah mohon dikuburkan bersama Kemala Negara dan yang sebelah lagi dikuburkan bersama Dewa Jaya.”
    Hadirin dan Datuk terpana mendengar keputusan Dayang Merindu itu. Sebelum mereka sempat brkata dan berbuatsesuatu, tangan kanan Dayang Merindu yang sejak tadi memegang sebelah pisau yang diolesi dngan racun terayun cepat. Ujung pisau menusuk dadanya. Dia rebah dan tewas di tempat itu.
    Menurut cerita, seluruh penduduk sangat menghormati dan menyanjung Dayang Merindu yang berani berlaku adil terhadap pemuda yang mencintainya. Jika mereka mengadakan acara untuk memperingati Dayang Merindu yang jadi idola seluruh penduduk, mereka mengadakan lomba bidar.

    Kesimpulan
    Cerita ini legenda belaka. Orang tak percaya itu pernah terjadi. Namun, di Palembang, tempat Dayang Merindu mandi berkeramas, sampai sekarang bernama Kampung Keramasan. Lomba bidar dikembangkan, sampai sekarang dan seterusnya akan hidup sebagai seni tradisional dayung Palembang.
    Kisah Dayang Merindu masih terus hidup sampai sekarang. Kisah ini sering dipentaskan dengan tari, mlambangkan kecantikan, kejujuran, penghormatan pada orang tua dan kemampuan bertindak adil terhadap orang yang telah berkorban jiwa karena mencintainya.

    Nah,.... dari cerita diatas, kita sesungguhnya memiliki keragaman budaya, adat istiadat dan latar belakang sejarah yang sangat mengagumkan. Bagaimana caranya agar kekayaan sumberdaya alam di Sungai Musi tetap menjadi bagian dari sejarah masyarakat Palembang? dan tetap bermanfaat bagi seluruh makhluk hidup di sumatera selatan? salah satunya dalah dengan belajar penuh semangat, giat serta bertanggung jawab. tidak membuang sampah sembarangan(disungai), tidak menggunakan shampo dan deterjen berlebihan, dan menggunakan air bersih sesuai dengan keperluan saja. itu adalah cara kita yang baik dan bermanfaat bagi orang banyak.

    Hmmmmmm, kamu pasti setuju bukan? Ayo kita lestarikan Sumberdaya alam, serta warisan budaya demi keberlangsungan hidup kita nanti.

    salam manis,

    Rumah Baca Liana indonesia

Footer:

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.